Feeds:
Posts
Comments

Archive for December, 2008

My inspiration…

“”Jadi, pertanyaan sesungguhnya bukan dimana kita akan berada pada tahun 2050, melainkan kemana kita ingin mengarahkan dunia di tahun 2050″….(M.Yunus)

Ada satu buku yang bagus dan bisa di jadikan referensi semua orang. Especially, buat kamu yang punya inspirasi untuk bisa jadi orang yang bermanfaat buat banyak orang. Kata-kata di awal aku ambil dari tulisan dia di buku itu Bab terakhir, disadari atau engga kebanyakan kita membayangkannya Udah jadi apa ya tar 2050??udah punya anak berapa? rumah kita dimana? dll…., aku belajar dari buku ini banyak hal untuk memahami semua :).

This Books, covernya kurang menarik tapi isinya sarat akan ilmu. awalnya yang kasi ni buku suami aku. berhubung banyaaaaaak sekali pertanyaan yang intinya isinya ada di buku ini. awalnya aku males mesti baca2 buku beginian. Dulu suami aku cuma bilang tau M. Yunus gak? aku bilang gak tau ada juga M. Yamin temen Goethe aku dari Sulawesi :p. hehehe….pas liat wajahnya, oh ya mukanya familiar di TV. hehehhehe…

Quots di belakang buku itu ditulis begini :…” WAJIB DIBACA OLEH SETIAP AKADEMISI, AKTIVIS, DAN PENGAMBIL KEBIJAKAN…”

Makanya, aku cukup penasaran dengan isi buku tersebut. Judulnya “BANK KAUM MISKIN”. Buku tersebut berisi kurang lebih 275 halaman, berisikan tahapan demi tahapan dari mulai ide, perencanaan dan pelaksanaan Bank Kaum miskin di negara yang terkenal miskin (katanya, ga tau ama Indonesia apa bedanya…??).

Sedikit tentang M.Yunus, seorang akademisi kelahiran chittagong (Bangladesh)  1940 sebagai anak ketiga dari 14 bersaudara bayangkan. lima meninggal diantaranya. hmm..karena punya saudara banyak, dia biasa mandiri dari ortu sedari kecil, hidup damai dengan kaka adeknya. Terlebih di ceritakan di buku tersebut ibunya M. Yunus pernah terkena Depresi dan gangguan jiwa saat masa kecilnya. karena tekanan keluarga tersebut dia bangkit dan berjuang untuk kebaikan di hari esok. Karena ketekunannya M.Yunus menerima beasiswa Fullbright untuk melanjutkan kuliah di Vanderbilt University. Menjabat dekan Fakultas Ekonomi Chittagong University tahun 1972 dan mulai mendalami akar2 kemiskinan masyarakat di desa jobra. sampai pada akhirnya di tahun 1983 dia merintis Grameen Bank sebagai bentuk usaha untuk mensejahterakan rakyat miskin terutama kaum perempuan. usahanya itu membuahkan  Nobel perdamaian pada tahun 2006, pun usaha Bank Kaum miskin tersebut banyak dicontoh oleh Negara berkembang lainnya, di ASIA hingga tataran EROPA sekalipun.

Dari buku ini aku jadi banyak tau ….:

1. Seseorang yang tau arti kerja keras sedari kecil, akan membuahkan banyak mimpi di akhir kehidupannya. Betapa aku sedih kisah kecil seorang M. Yunus, yang mempunyai ibu punya gangguan jiwa dan tekanan keuangan keluarga sebegitu minimnya, tapi ia turut aktif membangun daerahnya tidak menyurutkan langkah mimpinya karena itu…

2. Satu hal yang menarik, tentang hukum “Purdah” di Chittagong, dimana seorang perempuan yang menikah diwajibkan bayar mahar kepada kaum lelaki. berikut juga disana kaum perempuan tidak punya hak untuk keluar rumah mencari rezeki dan menggunakan potensinya semaunya. Adat islam yang difahami dengan kedangkalan dan dipandang hanya sebelah mata, yang membuat para suami dan para golongan Ulama disana sangat2 kaku. melarang kaum istri keluar rumah pun dengan alasan yang jelas. Hal inilah yang menginspirasi M. Yunus untuk bikin Bank for women only, keren banget ya…Dah gitu, aku jadi tau akar masalah kemiskinan di negeri tersebut. Secara sedari dulu ibu lah yang care sama jajanan anak-anak, makan anak2 dan kehidupan anak2. Dan kenapa, kelaparan dimana2, kematian bayi n balita tertinggi disana karena mereka semua gak dapat asupan gizi yang baik. secara kaum ibu, sibuk membayar hutang purdah dan tidak punya uang untuk memberi anak2 gizi dan penghidupan yang layak. Secara, ibu-ibu tersebut yang melahirkan dan bertanggung jawab atas perkembangan anak2nya.

Hal itu yang membuat aku bersyukur, diberi banyak potensi dan kesempatan. dan sedikit mengurangi keluhan2 atas kegagalan yang kerap terjadi. Klo aku jadi mereka belum tentu sebahagia sekarang :), punya suami yang sangat mengizinkan cari ilmu bahkan menganjurkan :), diberi kesempatan cari nafkah juga berekspresi semau aku. thanks ya ka…

3. Belajar disiplin, dan tau arti kerja keras serta tujuan hidup. Begitulah arti dari kehidupan M. Yunus yang aku nilai. beliau adalah orang yang bisa menjalankan misi hidup setahap demi setahap. Finally, banyak kesan yang tiba2 terinspirasi begitu aja. Aku jadi tau, kesalahan paling fatal dalam kehidupanku yang masih merintis misi hidup untuk kepentingan sendiri. Disadari atau engga, kebanyakan kita ngejar Save pribadi aja untuk kedepannya. yang penting punya kerjaan bisa hidupin keluarga, hidup bahagia tanpa kekurangan suatu apapun. Paling engga bisa bantu ortu, ngasi ke ortu di masa tuanya, dan bisa bantu sodara2 terdekat. Kita jarang sekali berfikir untuk bisa berbuat untuk dunia dan seisinya.

4. Dari buku ini aku belajar gimana cara manage orang atau minimal manage diri sendiri kita. Aku terkesan dengan seputar kegiatan karyawan Grameen Bank. Walaupun Grameen diperuntukkan untuk orang miskin, tapi karyawan disana semua lulusan sarjana, seleksinya juga cukup ketat. Buat aku, secara orang yang mau kerja disana pastinya bukan orang “biasa” yang hanya ingin memenuhi visi pribadi doang. Aku kagum dengan sosok Akhtar,beliau salah satu dari 12000 pegawai Grameen Bank. usia dia 27 tahun, gaji bulanan dia 2200 taka (AS$66), termasuk tunjangan rumah, subsidi kesehatan, dan tunjangan transport. Ups, tunjangan transport termasuk keliling desa ke desa untuk mencari nasabah grameen Bank. Maklum Grameen Bank konsepnya menjemput bola, jadi pegawainya yang menjemput nasabah berhubung perempuan tidak boleh keluar rumah. Alhasil akhtar dari jam 7 pagi hingga jam 7 sore keliling-keliling melayani nasabahnya dari satu desa ke desa lain. sesekali ia kembali ke kantor cabang untuk audit laporan, dan kembali ke kantor jam 7 sore bukan langsung pulang tapi menyelesaikan tugasnya di hari itu. setelah rampung barulah ia pulang….aku ga` tau, sarjana di indonesia mau gak` ya gawe kayak akhtar??…belum lagi kendala jadi pegawai Grameen Bank bener2 di uji kesigapan dia ketika menerima banyak tantangan. Tentunya tantangan dari masyarakat sekitar, kaum priyayinya terutama banyak sekali menyangkal Grameen membawa Faham palsu yang akan merusak moral umat islam. Tentunya ini bukan pekerjaan mudah, kecuali untuk orang-orang yang faham akan tujuan dan arti sebuah kerja keras dan perjuangan. Dari awal pegawai Grameen Bank dilibatkan Training untuk mendidik dedikasi, pemahaman akan tujuan dan intinya untuk meluruskan niat…so`, orang disana gak usah susah2 kayak aku yang rada susah ngendaliin orang-orang yang bantu research aku sukses :(…Nah, dari sini aku tau, ya iya lah…orang2 yang bantu di Lab aku, dengan latar belakang berbeda, kepentingan berbeda, dan tujuan berbeda mana mau bekerja kayak aku yang siang malam berusaha memahami apa yang akan kukerjakan :). karena barangkali kapasitas aku bukan disana, kepala Lab aja bukan..hehe jadi curhat, so…klo sulit Da…kerjain aja insyaAllah tar juga beres…

The end of Story, aku punya mimpi untuk hari esok. Ya Allah andai engkau izinkan aku untuk berbuat banyak esok hari, pastinya aku akan tersenyum bahagia akan hal itu esok hari. Saat aku meraih bintang itu, aku bayangkan…tahapan demi tahapan yang telah aku lalui…dan sekarang, aku yakin, satu tahap telah berlalu, aku akan terus berjalan untuk mencoba lebih tinggi…lebih dalam dan lebih luas lagi menggali potensi aku. Belajar untuk yakin sama diri sendiri, dan senantiasa tawakal sama Allah. I`ll try to be the best person :)….

suamiku, thank`s for all your spirit n always there besides me…

Read Full Post »

be more confidence…

Entah ya, akhir-akhir ini seringkali aku merasa kehilangan rasa percaya diri. Entah aku lelah n hilang arah untuk melakukan semua, atau aku gak` ngerti harus gimana? atau aku memang lagi terbawa perasaan saja.

hmm, baru kali ini aku merasa sulit banget untuk membangun semua. merangkai mimpi aku kembali, dan menghadapi semua dengan senyum. Padahal separah2nya aku enjoy dengan keadaan saja, sebentar lagi pasti ku tersentak..ampun banyak banget yang belum kulakukan.

Baru saja menghabiskan 3 buku dalam satu kali perjalanan jakarta-bandung. Dibandingkan harus melulu memikirkan, aku lemah, aku lambat dan sebagainya..aku akan berlari mengejar ketertinggalan semua itu dan tersenyum buat dunia. aku rindu hari2 aku yang penuh dengan kesibukan, buat tulisan,rapi2in kerjaan, dan setumpuk kerjaan yang gak` biasa aku lakukan. tak peduli hati ini mau di bawa kemana, aku tetap yakin…somebody tell me, don`t worry,He always love you pasti…cuma sedikit sulit untuk katakan itu secara nyata saja…

satu hal yang aku pelajari, memang aku gak` butuh sanjungan atas apa yang aku kerjakan. toh itu semua aku kerjakan dengan ikhlas, hanya belajar jadi  orang yang bisa beri kebahagiaan..tapi aku tetap yakin, klo aku mau lakukan itu untuk membentuk kepribadian yang baik aja, tak peduli orang bilang aku gak` penting karena aku bersandar kepada kekuatan maha dahsyat..Allah suka orang yang bersungguh2 mengerjakan amal solehnya……….

memulai latihan semua dengan perasaan senyum n semangat. setidaknya itu semua aku punya saat ini. aku mau mulai hari dengan berlari dan mengerjakan banyak hal yang aku mau. start with serius belajar bahasa, beresin baju2 yang belum keurus n dah rusak, ningkatin skill masak lagi walo gak ada yang mau makan:((, seriusin jadwal olahraga, nonton film yang inspiratif, cari uang tambahan buat nambah kekuatan finansial pribadi dan bisa bersedekah ke banyak orang. amien…

aku gak bilang ini adalah emosi belaka, hanya sedikit bilang sama nurani aku pribadi…berhentilah, berkata aida tak berarti….tinggalkan kata2 lemah, jadilah akhwat yang tangguh berdiri tegak mengahadapi hari esok, seperti yang pernah aida rasakan sediakala…berpeganglah pada yang berhak atas Mu…karena DIA lah yang telah memerdekakan cintaku, mengambil hatiku atasnya..tetaplah berusaha untuk jadi orang yang layak dicintai….

-be squad-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read Full Post »

Saat ibu bete….

pagi itu aku datang telat berhubung lumayan kepikiran banyak Hal…biasalah seorang ibu baru yang baru menjalani makna kehidupan jadi banyak yang dipikirin.

“kemudian teriakan ibu mengiringi langkah Da memasuki ruangannya. Da sini Da..ibu lagi mumeeeet banget ni bantuin ya!! lalu kita diskusi soal dosis, ke hewan uji, dosis kapsul hingga diajarin bagaimana cara buat sediaan yang baik. maklumlah aku sendiri bukan orang farmasi gak biasa buat racikan obat. lalu kemumetan dia lanjutkan….intinya ibu lagi bete ma seseorang yang lepas tanggung jawab  begitu aja….

nasihat ibu : kamu hati-hati lho Da,, terlebih kamu dah punya suamimu jaga kepercayaan suami mu dimanapun kamu berada,, I`am speechless for it…jadinya aku faham apa yang ibu rasakan saat itu. dikhianati oleh orang kepercayaan memang sakit hati rasanya bu…terus ibu kasi tau aku banyak hal tentang kejujuran diatas segalanya…

hm..dear, aku tau..ada banyak yang harus aku perbaiki dalam diri ini. seorang pribadi yang aku pikir perfect tiba2 ibu mencaci makinya dimata aku…seseorang yang tampil confidence tiba2 buyar kepercayaannya…

sampai aku simpulkan dari cerita ini, segimanapun kita pasti punya banyak kekurangan disamping kelebihan yang kita miliki. asal kita yakin, flow with my way…selama kita yakin kita begini adalah baik buat kita. jangan suka melihat orang lain lebih hebat dan jadi minder….karena aku adalah aku…yang sedang banyak belajar untuk lebih indah di mata Allah saja…gak perlu dengan sanjungan, perkataan hebat atau pujian sementara belaka,, simpanlah ikhlas ini dihatiku ya Allah….

-on my Lab, 1 Desember 2008-

Read Full Post »

Ada banyak hal yang mesti aida hadapi pasca melangsungkan pernikahan. setelah aku telusuri dengan baik, agak sulit memang membangun komunikasi dengan baik klo gak` serumah dengan suami. walaupun diriku lebih beruntung, karena suami pulang pergi seminggu sekali. Saat dia pergi wajarlah klo sedikit merasa kesepian, dan berusaha selalu memberi yang terbaik di saat ada maupun tidak ada. Walaupun aku masih harus belajar lebih banyak untuk bisa memahami dirinya seperti apa. Semua mahluk punya sifat baik yang pasti aku banggakan selalu dari suami aku. Dan inginnya sifat itulah yang selalu ada pada dirinya….

tapi satu hal hikmah dari semua ini, aku belajar untuk mengurangi sifat EGOIS berlebihan. belajar ngalah dan patuh…agak sulit memang.Kadang klo aku tidak pandai menyikapi hati untuk tetap positif feeling. aku selalu ingat, jika memang aku dan dia berbeda karena kita diciptakan berbeda dari kutub yang berlawanan. karena dengan berlawanan kutub itulah kita berusaha mengisi kekosongan masing-masing..

Hikmah yang lain adalah, sejak aku menikah aku jadi tau dan mengevaluasi diri atas pribadi kita sendiri. Jadinya bisa mengukur, mana di kita yang baik mana yang harus di perbaiki. Entah ya…aku baru sadar, dan jadi semakin ingin menghamba pada Allah karena aida jadi sadar diri ini sangat lemah tanpa kekuatan dari NYA….aida sadar akan diri yang tak pernah dilatih untuk menjadi orang kuat dan struggle menghadapi semuanya. well…semua yang terjadi aku masih yakin bahwa ini jalanku dan ini yang terbaik buat ku…dan selamanya aku akan belajar menjadi istri yang sholehah buatnya…

amien…

Read Full Post »