Feeds:
Posts
Comments

Archive for February, 2008

a GREAT Mom…

b2_ch10_mother_child2_wrs.jpg

Be a great MOM sepertinya ūüôā

Akhir-akhir ini aku lagi tertarik dengan cerita banyak orang di milis beasiswa…yups, tepatnya bukan form application for scholarshipnya..hehehe (dah mulai bosen soalnya), beberapa hari ini milis tersebut dirubah jadi tempat curhat para ibu yang sedang menjalani kuliah sambil bawa anak and bekerja…

Subhanallah…

JAdi sedikit terbayang…awalnya semua orang pasti berfikir ribet kalo udah ngomongin masalah ini…seiring berjalannya waktu, dan dari cerita-cerita para ibu aku mulai menyadari  iya ya bener banget…perempuan itu dicipta untuk menjadi orang yang hebat mengurusi perihal semua kehidupannya…

Masih inget sebuah iklan layanan TV, aku lupa iklan apa ya?? Ibu the super manager, manajer rumah, ngerawat anaknya juga suaminya :p,guru les anaknya, nyiapin makan anak and suami, pilihan baju buat semua orang, manajer keuangan, ngatur menu dll …semua harus ia urus sendiri (wlo boleh2 aja pake khadimat)….sampai masalah self development dia..sebagai seorang manusia yang kudu berkembang…ya misalnya aja, bekerja, belajar, ngembangin karier klo memungkinkan….Why Not…

Berikut penuturan mereka….

Dear mbak Delvi, Mbak, saya selalu menyarankan ke teman2 untuk membawa serta anaknya. Ada banyak mahasiswa Indo yang study di OZ terus melahirkan disana selalu berniat membawa pulang anaknya ke Indo takut dengan alasahan takut sekolahnya terganggu,ato takut anaknya gak keurus. Belum lagi bujuk rayu simbah2nya untuk meninggalkan cucunya di Indo dengan ‘menakut2i’ ntar sekolahnya gimana, anaknya gimana (termasuk dulu bapak ibu saya juga begitu lo).

Tapi pendapat saya justru kebalikan. Kalo anak saya tidak diajak (waktu itu umurnya 15 bln), justru saya gak bisa kuliah karena inget anak saya terus. Secara ekonomis, duit habis cuma buat pulang, nengok anak. Belum lagi ntar kalo ditelp anak sakit pileklah, panaslah, masuk rumah sakitlah. Waduh bisa pusing saya.

Justru anak itu bisa jadi pelepas capek mbak. Ketika kita habis dari kampus – capek, stress dengan thesis, ketemu anak jadi rasanya seger lagi. Tentu saja saya menitipkan anak saya di childcare center 4 hari seminggu, dari jam 9 – 5 sore dengan memanfaatkan child care benefits-nya pemerintah OZ. Kalo pas bener2 dikejar dead line, saya titipkan anak saya 5 hari seminggu. Biar ngerjain assignmentnya bisa penuh. Itu pun tidak terjadi setiap minggu kok. Paling cuma dua kali dalam satu semester. Itu pun nanti bisa di claim lagi di akhir tahun pajak kok.

Membawa baby sitter ato orang tua memang visanya (biasanya) cuma sampe 3 bulanan untuk ijin tinggal. Tapi tidak membawa siapa2 pun kita bisa kok. Memang penuh tantangan untuk – say, 3 bulan ato 6 bulan pertama. tapi gak bawa anak pun kita tetap penyesuaian. Apalagi mbak pergi sama suami anda. Apa lagi yang mesti ditakutkan.

Untuk masalah health insurance, teman2 yang terkena imbas kebijakan baru biasanya mendaftarkan dependant mereka dengan asuransi dimana kita terdaftar (kalo saya dulu di OSHC). Dengar2 gak banyak kok. Saya aja kaget pas dikasih tahu jumlah uang yang mereka bayarkan. Termasuk murah. Saya gak tahu pastinya karena saya beruntung masih dapat family allowance (saya berangkat Jan 06)

Saran saya sih. Mbak berankat sendiri dulu aja ke OZ. Cari rumah dulu untuk keluarga ketika datang. Cari child care center dulu yang mbak sukai terus booking karena tidak semua child care punya spot untuk hari2 yang kita inginkan, mbak sendiri kan harus penyesuaian. Ntar ketika keluarga – suami dan anak datang, mbak sudah settle secara fisik dan mental. Jadi bisa membantu anak dan suami adaptasi disanan. Insya allah, itu gak sampe satu bulan kok. Jadi gak lama2 pisah ma keluarganya.

To sum up, saya setuju supaya mbak jangan menganggap anak kita sebagai penghalang kita maju. Justru karena ada mereka kita harus maju. Tapi ketakutan mbak itu wajar kok mbak. Dan itu terjadi pada banyak orang, termasuk saya. Tapi alhamdulillah saya berhasil melalui semua itu dengan sukses. Sekarang saya sebenarnya secara pribadi saya siap untuk hunting S3 lagi dan pasti saya bawa keluarga saya, tapi institusi belum mengijinkan karena saya baru 2 bulan datang. Harus kerja dulu katanya. Hehehe……

-from mba jecky-

Itu satu kisah dari sekian banyak kisah, yups mba bener ya..anak itu bukan penghalang sukses..tinggal bagaimana merubah paradigma susah n ribet jadi penyemangat..yang penting, yang menarik disini..betapa mereka tidak berharap untuk meninggalkan anak untuk mengejar Ambisi, ya ibu yang baek lah ya…subhanallah…thanks for sharingnya!!

So…mudah2an bisa jadi inspirasi buat banyak ibu-ibu untuk mau maju and terus belajar…dan semangat keyakinan buat kita para calon IBU  bahwa kita bisa ko` ngerjain banyak hal selain kerjaan domestic yang paling wajib kita, anak-anak kita tentu buat suami juga…yang penting start To Exercises dimulai DARI SEKARANG…belajar sibuk dengan berbagai HAL….ayolah semangatt Bu!!

My inspiration, 25 Feb 2008

Read Full Post »

Setiap insan pasti punya harapan, punya impian, dan tidak semua insan mendapatkan sesuatu yang ia harapkan. Dan sesungguhnya, hanya orang2 pilihan Allah saja yang dikaruniai ketegaran untuk bisa menjalankan scenario yang Allah buat untuknya, maka tiadalah Allah memberikan apapun untuk manusia kecuali hal yang baik….

Sebuah kutipan yang aku buat di article aku tempo hari. Sebagai pengingat , dimana Allah memberi warna di hari ini. Ada sedih ada bahagia ada seneng…dan ujung-ujungnya ada rasa syukur yang aku panjatkan pada Ilahi..seraya berkata…ya Allah, tak apa…toh Allah disana pasti melihat aku hari ini dan memberi senyum penuh arti bahwa aku akan tetap berjalan dalam kondisi baik-baik saja…:)

Pagi hari yang super dingin, aku sudah dirundung perasaan bersalah. Diantar mobil mama sampai stopan Pajajaran ke arah Jl Cicendo, disitu aku nyebrang dua kali menuju angkot Cisitu-Tegalega. Lumayan susah karena disana wilayah satu arah, at least semua mobil belok kiri langsung. Alhamdulillah ada mobil yang mengalah memberi untukku menyebrang. Dari jauh tampak seorang perempuan yang melihat aku, aku pikir tak masalah lah ya….aku berlalu dihadapan dia dengan perasaan datar..tapi, oh ya ampun…disebelahnya ada tongkat putih…at least wanita itu Buta dan barangkali ia mau nyebrang..ya aku telat menanggapi maksudnya…secara aku udah lewat begitu aja, mau balik lagi abang sopir angkot dah menunggu aku datang..gak` enak juga sama penumpang yang laen…di perjalanan tetap saja terus-terusan merasa bersalah…Ya Allah maafin, aku telat mengerti maksudnya, mudah2an ada dewa penolong lain..tapi aku sedih karena kehilangan kesempatan beramal..coba bayangkan, mataku yang sempurna aja sangat kesulitan menyebrang disana…Astagfirullah..

Banyak sekali orang yang bercerita tentang kesedihan di hari ini..kenapa ya?? Dan kenyataan lagi-lagi aku mendapat sedikit kekecewaan dalam hati. Duh Da…seraya berkata, buat apa aku simpan perasaan kecewa ini kenyataan itu semua bisa jadi tiada manfaatnya buat aku…keep smiles…Allah Maha Tau apa yang sebenarnya terjadi, seraya berkhusnudzon…dan bersyukur…Gak` boleh sedih¬†ūüôā

Sebetulnya, bisa jadi apa yang dipikirkan memang bukan untuk dipikirkan…sambil mencoba memanage hati agar tidak terbawa arus perasaan‚Ķsecara apa yang pernah diungkapkan terus menerus ada dalam benak hati sanubari aku, mungkin ini bentuk penghormatannya, atau mungkin ini bentuk tali ukhuwah yang selalu ia katakan buat aku..rasa persaudaraan yang hanya buat ku saja maybe!!posisi aku dan posisinya sama-sama akhwat biasa yang sedang belajar‚Ķya sudahlah. Toh kenyataan‚Ķaku melakukan ini bukan karena omongan orang2 yang selalu menggaungkan betuk penjagaan buat Da‚ĶDa akan terus berjalan melihat apa yang mesti terjadi didepan sana, dengan keyakinan‚Ķkarena Da tau ada pertolongan Allah disetiap hati orang yang bersabar‚Ķ

Gak` boleh sedih…

Look at this picture bellow :

images_news_2008_01_21_maher-asali_300_0.jpg

Lihatlah mereka dengan tatapan penuh perasaan takut…coba bayangkan, mereka adalah kita yang sedang dihimpit kesusahan… Well, aku dapat picture ini dari link blogroll aku…‚ÄĚjeritan hati saudaraku‚ÄĚ(oh ya..aku ambil ide blogroll aku dari blognya seorang temen..hehe, syukron ya) Subhanallah…saat-saat aku diterpa kesedihan mengusik hati…ditemani suara music yang menggetarkan..bikin hati aku deg-degan..dan tak ingat apapaun rasa sedih yang menerpa..yups Da ada yang lebih sedih dari semua itu. Ya mereka adalah anak-anak palestina …sekalipun aku kurang update info dari picture itu..ya karena memang dah sore…aku Cuma sempat liat-liat foto doang sekilas baca…kondisi mereka dimana obat-obatan Dah habis, adeknya sakit dan tiada yang menolong…sekumpulan keluarga tanpa ayah dan ibu yang udah pergi syahid. Subhanallah, pernah gak terbayang mereka adalah kita yang ditinggal ayah ibu kita wafat…sendiri masih kecil penuh rasa takut, tembakan dimana-mana kondisi gak ` aman…bom dimana-mana…tiada tempat berlindung hanya Allah saja yang Maha Pelindung..

Back to our problem…ya,secara sadar..jadi merasa gak berhak untuk bersedih lagi..tinggal berkarya..banyak sekali kesempatan di depan mata..ayolah, jadi seorang muslimah yang tegar dan banyak berbuat untuk banyak orang…kuatkan kesabaran dan jangan pikirkan kesenangan sesaat yang bisa jadi akan menjerumuskan kamu dan memalingkan kamu dari Jalan hidayah ini..kembali lurus menatap masa depan dan berkarya kembali untuk Allah saja….

Aku punya beberapa pesan, buat orang yang ingin tersenyum menghadapi kesedihan…

1. Tersenyumlah, karena senyum membawa kita kepada keyakinan kepada Allah ada yg jauh lebih baik daripada itu…bangkitlah dengan melakukan hal-hal yang baik!

2. Tersenyumlah, karena sangat banyak orang-orang yang lebih menderita…beryukurlah, betapa Allah sudah memberi banyak kenikmatan untuk kita dibandingkan yang lain, bersyukur dengan apa yang di depan mata…..

3. Tersenyumlah, jangan gantungkan dirimu kepada orang lain. Karena itu adalah sebab dari kehancuran diri!!berpeganglah pada tangan Allah..pada saat orang-orang pergi entah kemana, satu persatu tiada yang peduli..tersenyumlah, karena saat itulah kita akan menyadari…innallaaha ma`ani…La tahzan, don`t be Sad!!

4. Tersenyumlah, untuk sebuah kenyataan yang harus dihadapi…apapun yang terjadi adalah suratan TAKDIR ILAHI..kita hanya butuh kesabaran untuk menjalaninya!! Dan tiada lain Allah ciptakan semua itu untuk kebaikan kita semata…

5. Tersenyumlah, untuk sebuah perjalanan di muka bumi, nikmatilah kesenduan ini..karena barangkali disanalah adanya ketenangan didalamnya!!

Tiba-tiba saja tergerak hati untuk memberi sedikit bingkisan pada seseorang.. yang memberi warna di hari ini. ukhti, betapa aku sayang pada dirimu…maafin aku ya!!:)

Read Full Post »

autopsy..oh autopsy

100_1580.jpg

gaya aku lagi autopsy…ehm¬†btw jahat ya Da ūüė¶

uugh…pagi yang menyebalkan, secara hari itu aku lumayan sibuk2, karena ada janji sama adik-adik ¬†di lantai 3. menunggu adik-adik datang..ya biasa dah sms teteh telat :p..oke gpp, aku pun beranjak ke kandang metabolisme karena ada beberapa kerjaan lain menunggu..

menunggu teknisi aku dateng..bapak cepatlah!! sambil mengaduk-ngaduk sediaan yang ku buat untuk tikus-tikus aku..Alhamdulillah dateng juga dan selanjutnya hmm..lagi2 ada problem..

cerita mencit no 17..

dari awal aku sempet pusing sama mencit yang satu ini, kita udah nyimpen di beberapa kandang selalu bikin ulah. terdakwa kasus kanibalisme ya begitulah tepatnya..mengerikan dari satu kandang ke kandang yang laen dia makan kawannya sendiri, awalnya dia hancurkan jasmaninya..hehehe(maksud aku berantem gitu de..), trus ampe beberapa bagian tubuhnya berdarah..dan¬†kawannya pun meninggal….

suatu hari, sengaja kita simpen dia di kandang pribadi…sendiri dengan makanan yang berkecukupan. aku pikir masalah dah beres..hmm, hari ini ni..disaat aku dikejar2 amanah laen..dia tewas tanpa sebab :(. ya apa dia memang butuh berantem buat dia survive..hmm..andai aku bisa ajak dia berdamai, jangan mati dulu woooy…..

subhanallah, nambah gawe…berhubung kerjaannya uji toksisitas…di akhir dia di oral..ato habis akhir hayat mereka kudu diambil beberapa organ untuk dideteksi penyebab kematiannya…

testis, epididimis, lambung, hati, dan vesika…beberapa jam kemudian, sambil menggunakan atribut lab super lengkap..gunting bedah, pinset, masker, sarung tangan , jas lab yang tertutup rapat…uuh, tau kan…ya namanya juga meng-otopsi bangkai hewan..hari ini aku lagi single fighter…ya kudu bertahan dengan bed smell yang tak tertahankan…

jaringan2 dalam tubuh bangkai yang beberapa jam sudah wafat jauh lebih lembek..ya ini dia, si jagoan yang gemar membunuh lawan…saat2 dia wafat, tanpa daya…ya akupun terbayang mukanya yang tampak tersungkur masuk ke sekam..dan tak menutup mata…aku tutup bagian wajah jadi fokus bedah bagian perut doang..hihi bener2 kayak otopsy organ beneran…subhanallah, aku baru melihat bahwa di balik kejahatan dia, dalamnya begitu rapuh dirinya…

secara mencit ini berat badannya naik stabil…karena pandai bertarung, tapi kondisi lambung sangat tipis dan kembung…terus hatinya item banget gak` segar..pertanda dia kena toksisitas yang lumayan parah, trus testisnya yang satu dah ancur lembek…tak berbentuk..saya ga tau ini kenapa??vesikanya mengerut dan dengan mudah cairan dalam keluar..uuh, kerjaan yang menjijikan….

sudah..sudah..untuk hari ini..hasil otopsy menunjukkan tikus ini sangat2 bermasalah….berdasarkan bukti organ2 yang tampak…

tiba-tiba aja jadi kepikiran…

suatu hari, di sebuah perjalanan pulang, aku bercerita sama sang sopir (hehe temen aku sendiri..maaf :p)..lagi2 cerita tentang tikus jahat..sampai dia nanya..eh Ai, memang klo hewan ada ya yang masuk neraka karena dia jahat..hahaha, ia ya…aku salah ucap tampaknya…well..well, apa ya..mikir..mikir..setauku, ya mereka kan tidak punya amanah beribadah seperti hal nya jin dan manusia..mereka gak` punya nafsu..hanya jasad ciptaan Allah SWT yang hanya tunduk kepada Allah. yang aku yakini..Allah ciptakan mereka dalam sebuah keteraturan seperti penciptaan Alam raya di bumi ini, lantas kerjaan manusia saja yang berbuat kejahatan…

hm…intinya, ya jangan lagi-lagi bilang klo mereka jahat Da..ya bisa jadi, keberadaanya si nomor 17 itu sebagai bentuk keteraturan..dan bersyukurlah, dari situ kenyataan Da banyak dapat pelajaran…

still on the Lab…

20 february 2008

Read Full Post »

Older Posts »